Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pahlawan Kesiangan

"Pahlawan Kesiangan" 

Kabar baik disini, semoga disana juga ya.

Sobat semua tentu tidak asing dengan superhero.. Hero.. Atau dalam bahasa indonesia dikenal dengan pahwalan.

Siapa itu pahlawan?

Dikutip dari Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pahlawan dimaknai sebagai orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, pejuang yang gagah berani.

Nah, dari point di atas.. Kurang lengkap rasanya seseorang disebut pahlawan tanpa adanya rasa tulus dan ikhlas dan memiliki iman. Itu tambahan menurut kami.

Mengapa harus ada rasa tulus dan ikhlas?
Karena dalam berkehidupan sosial masyarakat tindakan dan rasa tulus nan iklas sangatlah amat penting.
Kita ambil contoh kasus begini :

Wisro adalah seorang pejabat desa. Suatu hari karena dia habis begadang entah karena pekerjaan/nonton bola apapun itu dia berangkat kerja jam 8.30, yang mana dalam aturannya jam masuk kerja ialah jam 08.00, di saat jam 08.00 itu sudah berdatangan masyarakat yang butuh bantuan dari Pak Wisro selaku pemangku Jabatan atau pejabat Desa. Sehingga dari jam 08.00 warga masyarakat itu harus menunggu dan menghabiskan waktu.

Mungkin pak wisro sudah terbiasa terlambat dan menganggap hal itu biasa. Tapi ingat lah bro.. Bagaimana perasaan warga yang menunggu 30 menit itu?
Ngresula.. Ingin ndjancoeki si pak wisro dll dll... Tapi ya warga ga bisa apa apa. Hanya bisa mengelus dada.

Terlebih lagi pas mengajukan kepentingan itu eh bujug malah dimintai pungli eh maksudnya biaya admin oleh si pak wisro. (djancoek tenan).

Disinilah pentingnya peran tulus dan ikhlas dalam melakukan pekerjaan.
Pak wisro ada pembelaan : itu bentuk terima kasih warga ke kita karena sudah di bantu.

Admin jedanulis membalas : hey djancoek.. Raimu nek ra pengen di repori ya ra usah kerja coek, turu ae sono terus ga resiko.
Kalau ga mau di repotin ya ga udah kerja, apalagi sampe jadi pejabat (RT-RI).
Pungli kok di anggap bentuk terima kasih. Semua itu sudah ada dana nya. SUDAHLAH DI GAJI, MASIH MINTA PUNGLI.. EH BIAYA ADMIN. kan ada APBD loh coek djancoek. 

STOP TIPU-TIPU!!
Banyak orang pinter, tapi sedikit yang jujur. PERLUNYA PUNYA RASA TULUS IKHLAS DAN IMAN.
Ngaku pahlawan tapi minta bayaran.
ITULAH PAHLAWAN KESIANGAN

Balik ke kasus terlambat tadi, Mungkin hal ini dianggap sepele oleh sebagian orang. Karena sistem absensi pegawai dari tinggal RT sampai tibgat RI sangat amat mendukung sikap dan budaya molor, mager, terlambat, tidak on time apapun itu istilahnya. Mengapa demikian? Tentu mengenai sistem absensi yang masih sangat amat salah. Ah tapi pejabat mah bebas dong, hey.. Anda.. Coba tengok buruh pabrik!! Manajemen waktu sangat amat tertata. Sistem absen menggunakan DINGERPRINT alias Sidik jari.

3 detik.. Bahkan 1 detik saja si buruh terlambat menempelkan jari di mesin finger print.. Apa yang akan terjadi?
Ya betul, pertama dia akan terlambat absensi. Kedua dia akan di panggil atasan mengenai mengapa terlambat (padahal 1 detik, tidak seperti pejabat yang 30 menit dari jam masuk malah baru datang, hehehee..). Ketiga dia akan mendapat peringatan. Keempat dia akan mendapat potongan atau pengurangan gaji slip bulan depan. Dan masih banyak lagi sanksi yang akan di dapatkan si buruh pabrik akibat dari keterlambatan menempelkan jari 1 detik di atas mesin finger print.

Masih bantak ngresula dan jeluh kesah disini.
Ingin menjadi penulis dan berkeluh kesah maupun saran? Kontak kami jedanulis.com@gmail.com

Salam sehat salam waras

4 komentar untuk "Pahlawan Kesiangan"

  1. haha kalo ngomongin pejabat mah susah. suka heran juga sebenernya kenapa tokoh yang seharusnya jadi contoh justru nggak patut dicontoh. dan kebanyakan bertindak seolah mereka paling dibutuhkan
    btw, paling sebel sama orang nggak ontime. siapa pun itu

    BalasHapus
  2. ini sepertinya pengalaman pribadi yak wwkwk

    BalasHapus
  3. wkwkw...masalah birokrasi di negeri Wakanda memang begitu..
    saya juga pernah mengurus KTP yang hilang, dan hanya numpang print 1 lembar saja, karena ada satu syarat yang kurang, disuruh bayar, dikasih 10 ribu, ya udah, gak ada kembalian..

    Tapi itu di negeri Wakanda kok, bukan Indonesia

    BalasHapus
  4. Hahaha iyaa bener banget. Bahkan skrg guru pun udah kayak budak korporasi. Padahal telat cuma sedetik absen pakai fingerprint huhu

    BalasHapus